MASIGNCLEAN102

7 Alasan Kenapa Free Fire Lebih Baik dari PUBG Mobile


Halo semua, salam sejahtera untuk kita semua. Khususnya untuk para freefire nibbas. Pada Artikel kali ini kita akan membahas mengapa Free Fire lebih baik daripada PUBG Mobile sekaligus membandingkan Free Fire dengan PUBG Mobile. Pastikan kalian baca artikel ini sampai selesai ya, karena kami menemukan beberapa fakta mengejutkan tentang Free Fire yang bikin bulu kuduk merinding. Kenapa free fire lebih baik dari pubg mobile ?

Yup, pastikan jasmani anda sehat ya sebelum membaca artikel ini karena poin – poin yang kami temukan bakalan bikin para PUBG Player merasa iri dengan para pemain Free Fire.

Baca Juga : Cara Meningkatkan Performa Smartphone untuk Bermain PUBG Mobi

Tapi, tentu saja tidak semua orang satu pendapat dengan saya. Jadi, cukup nikmati saja dan hargai ya :). Kalau kalian merasa fakta – fakta bahwa Free Fire lebih baik dari PUBG yang ada pada artikel ini kontra, kalian bisa sanggah di kolom komentar.

Sebagaimana yang kita tahu, bahwa persaingan game – game battle royale di platform semakin sengit belakangan ini. Yang cukup menjadi sorotan adalah persaingan antara Free Fire dan PUBG Mobile. Yup, 2 game battle royale ini bisa dikatakan 2 game yang menjadi top charts saat ini di Indonesia bahkan di luar indonesia.

Masing – masing player merasa bahwa gamenya lah yang paling baik dengan memberikan argumen – argumen kelebihan game pilihannya. Nah, pada artikel kali ini KompiKaleng bakal memberikan opini kenapa Free Fire lebih baik dari PUBG Mobile?

1. Ga Ada Pintu


Kelebihan pertama Free Fire yakni Tanpa Pintu. Seperti yang kita ketahui, Free Fire merupakan salah satu game Battle Royale atau gampangnya bisa katakan ‘Game Perang’.

Jika kita mengaca langsung dengan dunia perang yang nyata, sebenarnya keberadaan pintu Sangatlah Penting. Namun, Hebatnya Free Fire bisa beripikir out of the box dengan menghilangkan keberadaan pintu.

Dengan tidak adanya pintu di Free Fire, tentu suasana gameplay perang di Free Fire jauh lebih bar – bar daripada di PUBG Mobile.

Dengan tidak ada pintu juga, menjadikan Free Fire sebagai game perang yang tidak ramah bagi ‘tamu’ karena salah satu slogan anak Free Fire yang terkenal yaitu

Kami Mau Berperang, Bukan Bertamu
– Free Fire nibbas – 2019

2. Mengajarkan Sayang Binatang


Kelebihan lain dari Free Fire dibandingkan PUBG yaitu di Free Fire kita diajarkan untuk sayang binatang. Pada Game Free Fire terdapat fitur Pet System , yaitu fitur untuk memiliki Bintang Peliharaan.

Binatang Peliharaannya pun bermacam – macam. Ada kucing, anjing,panda,serigala, dan lain-lain.

Nah, Walaupun game perang tetapi developer dari free fire tetep ngasih aspek sayang hewan pada game ini. Oleh karena itu, game free fire ini bisa dikatakan game penuh kasih dan cocok banget buat bocil – bocil :).

Meskipun, di PUBG Mobile juga sudah ada fitur ‘Companion’, tapi fitur ini sangatlah baru.


3. Grafik yang Seadanya

 
Jika kita bandingkan size antara Free Fire dan PUBG Mobile, bisa kita ibaratkan seperti langit dan tanah. Size Free Fire yang tidak lebih dari 800 Mb dibandingkan dengan size PUBG Mobile yang sudah mencapai 4 GB tentu tidak seimbang.


Namun begitu, kenapa Free Fire masih rame khususnya di Indonesia?. Komunitas gamer free fire biasanya memiliki device yang seadanya juga. RAM 1 GB dengan layar HP yang sudah retak tak jarang kita temukan di komunitas gamers free fire. Oleh karena itu, mereka lebih memilih alternatif bermain PUBG Mobile yaitu free fire.

Walau grafiknya yang burik, jika kita lihat dari sudut pandang yang lain ternyata kita bisa ambil pelajaran dari grafik yang burique ini.

Yap, kita diajari untuk bersyukur dengan keadaan yang ada. Sungguh miris, tapi ya ini kenyataan.

4. Melatih Otot Mata


Dengan Grafik yang seadanya, membuat para player Free Fire tentunya mengeluarkan tenaga ekstra di matanya. Seharusnya, para player PUBG Mobile salut terhadap perjuangan dan kesabaran para pemain free fire.

Para pemain free fire dituntut untuk lebih fokus untuk menatap grafik burik yang ada. Dengan grafik 8Bit yang ditawarkan, tentu mata harus lebih kerja keras untuk memproses setiap detail objek yang ada di layar hape. Objek – objek kasar seperti rumput, tanah, tangga dan bangunan bisa saja tidak terlihat seperti semestinya.

Dampak buruk dari hal ini tentunya dapat merusak mata. Tapi, sekali lagi mari kita lihat dari sudut pandang lain yaitu sudut pandang para pemain free fire.

Jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda, hal ini justru dapat melatih otot mata untuk lebih fokus lagi. Secara tidak langsung otak kita juga terlatih untuk lebih konsentrasi lagi terhadap semua hal.

WOW, hebat bukan?


5. Komunitas Bocil yang Ramai

Salah satu hal mengapa seseorang bermain game yaitu Komunitas. Semakin ramai dan sehat komunitas dari game tersebut, tentu game tersebut akan jauh lebih berkembang dan ramai.

Hal ini juga berlaku terhadap free fire dan PUBG Mobile. Kedua game ini saling memamerkan kekompakan dan kemegahan komunitas mereka. Tapi, kali ini kita akan lebih fokus ke komunitas dari game free fire terlebih dahulu.

Freefire merupakan game battle royale yang ramai di Indonesia. Para playernya rata – rata berusia di bawah dari 13 tahun. Sebagian dari mereka belum sunat dan tentunya tidak seimbang jika kita bandingkan dengan rata – rata player PUBG Mobile yang berusia 17 tahun ke atas.

Komunitas Free Fire sangatlah ramai khususnya di Indonesia. Di Indonesia sendiri, sering kali diadakan kopdar kopdar para bocil free fire untuk mengisi waktu mereka. Biasanya kopdar diadakan setelah pulang sekolah di salah satu rumah mereka. Tentunya, kopdar ini sangatlah ramah anak dan cocok buat bocil bocil gamers.

Jadi, jika kalian merupakan salah satu dari ciri – ciri bocil tersebut, Game Free Fire ini sangatlah cocok.

6. Tidak Perlu Skill Menembak dan Menahan Recoil

Asal kalian tahu, bahwa di Free Fire terdapat fitur yaitu Auto Shoot dan Auto Aim. Auto Shoot merupakan fitur menembak otomatis setelah kita membidik / aim musuh. Jadi, kita sebagai player tidak perlu repot – repot untuk memencet tombol ‘fire’ dan menahan recoil ketika bermain.

Tidak seperti PUBG Mobile yang benar – benar menguji skill menembak dan menahan recoil para playernya dengan tidak adanya fitur ini.

Dengan fitur ini, tentu saja memudahkan para bocil – bocil dengan HP Kentangnya untuk bermain. Selain karena game free fire itu juga ringan, kontrol game freefire ini juga lebih gampang jika dibandingkan dengan game battle royale lainnya.

Gimana? apa kalian gak punya skill?


7. Ramah Hape Kentang

Untuk poin terakhir ini memang paling miris. Freefire tidak jarang menjadi pelampiasan PUBG Mobile karena smartphone para playernya memang kentang 🙁 . PUBG Mobile yang bisa dibilang game yang berat memang ‘memakan’ banyak resources (RAM , CPU dan GPU).

Jika kita bandingkan dengan Freefire tentu sangatlah beda jauh. Secara kasat mata kita bisa lihat dari perbandingan size kedua game ini. Size Freefire yang tidak lebih dari 1GB tidak pantas jika kita bandingkan dengan size PUBG Mobile yang bisa mencapai 4GB. FreeFire juga sangatlah ringan, dengan grafik yang seadanya tidak menyebabkan smartphone memakan banyak resources. Oleh karena itu, Free Fire sangatlah ramah terhadap hape kentang :).

Bisa kita simpulkan, bahwa kedua game ini sangatlah berpengaruh besar terhadap dunia e-sport di Indonesia. Mulai dari terbentuk komunitas baru, Tim e-Sport baru dan Bermacam – macam kompetisi yang hadir menjadikan 2 game ini memiliki daya tarik tersendiri.

Intinya, tergantung selera kita masing – masing. Selera dalam game bisa bermacam – macam bentuknya. Bisa dari grafik, gameplay, character dan lain-lain.

Nah, berikut tadi 7 Alasan Kenapa Free Fire Lebih Baik dari PUBG Mobile. Gimana? yang mana game favorit kalian?

Apa kalian ada alasan lain? tulis di kolom komentar ya?.
Share This :
Funtechsy

avatar

katanya sayang hewan la kok kucing dilempar dari pesawat itukah yang disebut sayang?

3 Agustus 2020 02.50
avatar

Idih bocil pubg emosian bodoh bodoh nenen dulu sana cil

28 September 2020 01.46